DOA YANG TAK TERKABUL


Posted on January 17th, by Republik Cinta Management in Keagamaan. 10 comments

Ada sebuah do’a yang sampai sekarang tidak pernah terkabul. Padahal dari kecil selalu saya ucapkan dalam sholat sholat saya. Tetapi hingga usia saya ini nyatanya tidak pernah terkabulkan. Doa tersebut adalah permintaan saya kepada ALLAH SWT, agar Papa saya diberi uang yang banyak dan menjadi kaya raya. Saya yakin juga, anak-anak saya selalu berdo’a agar AYAH-BUNDA nya disatukan lagi dalam sebuah keluarga yang utuh, tapi sepertinya itu jauh dari angan- angan.

Seperti sebuah lirik di lagu ROLIING STONES………………………………………..
“ YOU CAN’T ALWAYS GET WHAT YOU WANT IT “

Mungkin itu yang terbaik buat kita menurut ALLAH. Jangan-jangan apa yang kita inginkan, kalau seandainya terkabul, nantinya justru akan menjerumuskan kita ke dalam jurang kerusakan. Sehingga Allah yang maha tahu akan hamba-hambanya lebih arif dan bijak dalam menentukan do’a mana yang harus dikabulkan dan mana yang tidak untuk kita. Ibaratnya seperti hubungan anak sama orangtua. Anak biasanya selalu minta apa saja yang dia lihat dan dia inginkan.

Tetapi sebagai orangtua yang lebih banyak tahu dari anaknya, tentu tidak akan menuruti segala keninginan anak-anaknya. Ia akan menyeleksi keinginan anak-anak kecilnya itu, mana keinginan yang membahayakan dan yang tidak membahayakan. Setiap orangtua pasti menuruti keinginan anaknya yang tidak membahayakan bagi kehidupan anaknya itu sendiri dan tidak menuruti keinginannya yang bisa membahayakan.

Sikap orangtua yang tidak menuruti keinginan anaknya terhadap hal-hal yang membahayakan itu jelas tidak bisa diartikan sebagai ketidakmautahuan orangtua. Tetapi justru merupakan ungkapan cinta kepada sang anak supaya anak selamat dari sesuatu yang membahayakan.

Seorang anak yang umurnya 2 tahun tentu tidak tahu bahwa api itu bisa membakar. Maka ketika ada anak 2 tahun minta mainan api, orang tua yang lebih dulu tahu tentang efek dan bahaya api, pasti tidak mungkin memberikan sebilah api kepada anaknya yang baru 2 tahun itu. Bukannya orangtua itu pelit kepada anaknya, melainkan dia lebih tahu bahwa api itu membahayakan bagi diri anaknya yang baru 2 tahun itu.

Begitulah juga sikap Tuhan terhadap berbagai macam permohonan hamba-hambanya. Hal semacam ini juga perlu kita sadari sehingga juga bisa menyikapi secara arif do’a-do’a yang tidak terkabul di dunia. Tuhan tentu siap-siap saja memberikan apa saja yang kita inginkan, tetapi pertanyaannya siapkah diri kita menerima apa yang kita inginkan itu?





10 Responses to “DOA YANG TAK TERKABUL”

  1. budi says:

    very wise.. walaupun sudah sering kita dengar di ceramah-ceramah

  2. malcom x says:

    Allah maha tahu setiap hambaya

  3. fz says:

    tapi begini dan begitu, masih ada dzat yang lebih tinggi dari sekedar rolling stone dan orang tua. seperti yang situ bilang perlu pembimbing untuk memahami yang punya dunia.
    tak ada yang lebih mengetahui selain dia. keinginan adalah sesuatu yang akan menjadi kenyataan. tak perduli seberapa lama. ibrahim berdoa supaya keturunannya jadi manusia yang hebat. dan tanah mekkah jadi tanah yang terbekati. entah dikabulkan entah tidak.
    api dingin untuk namanya ibrahim.

  4. opik says:

    pantas doa saya ga pernah kabul, “pengen membeli dunia beserta isinya”.
    Tuhan maha tahu, entar manusia nanti saya usir kecuali orang2x baik.
    jadi ga dikabulin.

  5. Akhid says:

    Kalau menurutku, doa kita selalu dijawab oleh Allah, tapi dengan kadar tertentu. Bisa saja kadar itu terpengaruh dengan seberapa besar usaha atau ikhtiar kita. Jika Mas Dhani ingin Ayahnya kaya-raya, menurutku sudah diwujudkan melalui anaknya, yaitu Anda yang kini sudah bergelimang harta. Bisa saja Ayah Anda memang tidak menginginkan harta dunia, tapi lebih mencintai ridha Allah. Tentang doa anak Mas Dhani, kembalikan kepada ikhtiar mereka juga Ayah-Bundanya, hehehe

  6. Cut Ratu says:

    Saya pernah berdoa agar suami saya ibadahnya lebih rajin, menjadi pribadi yg lebih sabar dan berhenti merokok, dan Allah mengabulkannya. Tapi ternyata Allah mengabulkannya dengan cara yang tidak pernah saya harapkan… Allah memberikan cobaan sakit yang berat kpd suami tercinta. Dan dalam cobaan sakit itu dia memang sangat berubah. Dia berhenti merokok krn sakitnya, menjadi pribadi yang sangat penyabar, dan bahkan bila dulu saya yang selalu mengingatkan sholat padanya, sekarang dia yang selalu mengingatkan saya…Subhanallah… Saya tidak tahu harus bersyukur atau sebaliknya bersedih krn Allah mengabulkan doa saya. Tapi akhirnya saya memilih bersyukur, karena di sisa usia suami saya Allah memberikan begitu banyak berkah dari cobaan tersebut. Saya yakin itu adakah cara terbaik dari Allah. Walaupun dengan cara yang tidak saya harapkan. Saya juga percaya kalaupun akhirnya Allah tidak pernah mengabulkan doa saya utk kesembuhan suami, itu adalah pilihan yang terbaik dari Allah untuk dia, Insyaallah… Allah mengetahui mana yang terbaik bagi umatnya, sedangkan kita tidak.

  7. thinkerich says:

    Syabas Ahmad Dhani,

    Selain seorang artis popular, kelihatan anda juga bisa jadi seorang pendakwah yang bagus. . Tulisan anda kelihatan sangat bagus dengan huraian yang baik dan mudah difahami.

  8. arie says:

    bukan tidak terkabul ….tapi kurang detil….jadi doanya dialihkan…atau diganti….atau istilah lainnya…..jadi intinya kalo mau cepet terkabul syekh dani menurut saya yaaa…cepet juga shalat nya kalo udah waktunya,,jangan bentar bentar….lagi ini ato lagi itu….apa lagi menggapmpangkan sesuatu…wallahualam

  9. Bagus says:

    hmm,, seberapa keras dan rajinnya berdoa dan berikhtiar kembali lagi kepada qodo dan kodar….

  10. dina says:

    really like this blog…salut buat mas Ahmad Dhani..I believe in the words:don’t judge a book by its cover”,,coz skrg saya bener2 paham jalan pemikiran mas Dhani yg Unique tp BRILIANT…

Leave a Reply

*