BUDAYA ASING/BARAT MERUSAK ?


Posted on April 6th, by Republik Cinta Management in Sosial dan Budaya. 10 comments

Istilah Itu adalah apa yang saya dengar dari apa yang telah saya pelajari selama duduk di bangku sekolah sampai saya bersentuhan sendiri dengan budaya asing/Barat yang sungguh-sungguh konstruktif ( membangun dan tidak merusak ). Mau tidak mau kita harus mengakui bahwa selama ini memang dibangun pen- citra- an yang jelek terhadap apa saja yang berbau kebarat-barat an.

Pencitraan buruk seperti itu benar-benar masuk ke dalam otak anak sekolah seperti saya. Hal itu tentu membuat saya merasa sedih dengan melihat saudara-saudara saya yang tinggal di Amerika. Sebab, banyak di antara saudara-saudara saya di negeri Paman Sam dan negera-negera Barat lainnya yang baik-baik. Dalam benak saya saat itu, mereka hanya menikmati dunia sesaat. Karena setelah mati mereka semua akan dibakar api neraka. Benarkah?

Tentu saja kita tidak bisa bersikap sesederhana dan sedangkal itu. Sebab, kalau kita mau jujur, banyak hal positif yang bisa kita tiru dari mereka ( orang orang Barat) yang nota bene memang lebih dewasa dari kita (orang Indonesia) yang baru ber -Negara tahun 1949 dibandingkan dengan AMERIKA SERIKAT yang sudah merdeka di tahun 1792 .
Sebut saja budaya “DISIPLIN”, ”KEBERSIHAN” , ”PROFESIONALISME” adalah salah satu dari sekian banyak hal yang agak susah untuk bisa di sebut “ BUDAYA KITA”.

Justru sering kita temui di sekitar kita tentang banyaknya KETIDAKDISIPLIN AN, tempat-tempat yang jorok bahkan banyak terdapat di wc sekolahan atau pesantren, TIDAK PROFESIONAL bahkan sering ditujukan kepada aparat yang ada di ruang lingkup pemerintahan kita sendiri.

Mungkin yang sering disebut bahaya dari budaya asing adalah free sex atau budaya kumpul kebo yang sering kita lihat di film-film Hollywood. Kalau itu alasannya, masalah yang sama juga bisa menimpa kita sebagai orang Timur. Jangan-jangan, gara-gara mereka (orang-orang Barat itu) sering melihat Koran Pos Kota yang sering mengekspos banyak berita pemerkosaan, kita pun lantas dicitrakan punya budaya SUKA MEMPERKOSA, sehingga mereka menyebut budaya timur membahayakan.Wah wah wah celaka 13.





10 Responses to “BUDAYA ASING/BARAT MERUSAK ?”

  1. abdul jabar says:

    Alhamdulillah saya dibersarkan di keluarga modern, dan berpikiran terbuka. Yang diajarkan adalah Metode Dampak Dari Prilaku bukan tentang keTABUan.
    btw nice share gan !

  2. ridwan ashari says:

    hahahaha….. sepakat mas,,, itu lebih kepada sifat ketidak tauan yang SOK TAU

  3. budi utomo mandala putra says:

    sebenernya barat dan timur,itu sama saja,semua manusia,jadi ,tergantung personal nya masing2,saya sangat setuju dengan apa yang mas dhaniceritakan

  4. shaltaz says:

    Jadi inget sama lagu Dhani “Kembali ke Timur” ;-P

  5. kupretist says:

    udah gak jaman mengotak-ngotakkan antara yang ketimur-timuran dan kebarat-baratan

  6. asep si akang says:

    sebenarnya mungkin dikarenakan banyak film dan tayangan yang mengumbar aurat, dibarengi dengan wajah2 yang cantik semakin menggoda..iman.., banyaknya tipu daya dll,.. tapi sejujurnya emang masih banyak hal2 lain yang positif, seperti halnya yang mas dhani bilang, malah kadang saya nyesel juga jadi orang indonesia,. bukannya jadi orang amerika, tapi hikmahnya saya adalah orang yang dilahirkan dari darah ibu bapak, kakek nenek Muslim, sehingga meskipun di dunia ga begitu puas. (bukannya sengsara..takut jadi Do’a) begitu pulang ke pangkuan ilahi mudah2an mendapatkan kesenangan yang Allah janjikan, amin 3x

  7. aku says:

    hahahahahahaha setuju maasss :D

  8. hina-man says:

    negara-nagara kapitalis malah pantas menyandang negara islami, inilah PR kita, sebagai negara mayoritas muslim belum mencitrakan keislamiannya

  9. mamedesign says:

    Mungin yang bilang dunia barat merusak itu orang timur yang merasa bahwa dunia ini diciptakan hanya untuk mereka (orang timur). Padahal mau barat,timur,selatan sampe utara semua itu ciptaan Allah, dan kalau mereka mau ambil yang baik berarti mereka hamba Allah. Ya sitimur ini mungkin kebanyakan ambil yang buruk jadi bilang sibarat itu buruk…hehehehehehe

  10. baladewa sobir says:

    emag benar juga kata pakde.
    pandangan mata tak selalu benar adanya bahkan bisa malahan sebaliknya.

Leave a Reply

*